Sistem Pemantauan Postur: Pendeteksi Durasi Bungkuk dan Postur Tubuh Berbasis IoT
DOI:
https://doi.org/10.33019/electron.v6i2.424Kata Kunci:
ESP32, Firebase, IoT, nyeri punggung bawah, pengingat duduk, posisi duduk, postur tubuh, sensor flexAbstrak
Faktor risiko utama penyakit tidak menular (PTM), terutama nyeri punggung bawah (NPB), yang mencapai 18,1% di Indonesia, adalah kebiasaan duduk terlalu lama dan kurang aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat mendeteksi lama waktu duduk dan posisi kebungkukan tubuh untuk membantu orang menjaga postur ergonomis dan mengatur durasi duduk mereka. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan sensor flex dan sensor ultrasonik HY-SRF05 untuk mengidentifikasi keberadaan pengguna. Untuk memungkinkan pemantauan jarak jauh melalui aplikasi web, data sensor ditampilkan pada LCD I2C dan dikirim ke database realtime Firebase. Buzzer memberikan peringatan ketika orang membungkuk (sudut lebih dari 32,7°) atau duduk selama lebih dari waktu yang ditetapkan. Hasil tes menunjukkan bahwa sistem dapat dengan akurat membedakan postur normal (9°-15°) dan bungkuk (32°-80°). Sistem ultrasonik mencatat dan menyimpan riwayat data secara real-time melalui Firebase, memungkinkan analisis tren postur dan durasi duduk pengguna. Tingkat akurasi sensor 98,63% dengan error rata-rata 1,37%. Dengan menambahkan fitur pemantauan data historis, notifikasi smartphone, dan data logger berbasis cloud, sistem ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan alat sebelumnya, meskipun pengujian timer memiliki waktu rata-rata 820 detik. Disarankan pengembangan tambahan untuk meningkatkan akurasi timer dan kemudahan pengguna dengan menambahkan sabuk nirkabel dan modul RTC terpisah
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Aan Febriyansyah, Misri Yandi, Rizky Daffa Pratama, Tio Pratama

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












